- Timeline
- About shop
Masjid Laweyan: Masjid Pertama di Kota Solo Dibangun sekitar tahun 1550 M pada masa Kerajaan Pajang, Masjid Laweyan adalah masjid pertama di Kota Solo. Terletak di daerah strategis dekat pusat perekonomian Laweyan, masjid ini didirikan oleh Kiai Ageng Anis, seorang ulama yang berjasa dalam menyebarkan Islam di kawasan tersebut. Melalui dakwahnya, Kiai Ageng Anis berhasil mengislamkan seorang pendeta Hindu beserta murid-muridnya, yang kemudian dikenal sebagai Kiai Ageng Beluk. Meski telah mengalami renovasi, Masjid Laweyan tetap berdiri kokoh di depan makam Kiai Ageng Anis, menjadi simbol penting sejarah Islam di Solo. Masjid ini memiliki atap tumpang bertingkat dengan letak bangunan yang lebih tinggi dari tanah, menciptakan kesan berwibawa. Keberadaannya yang berdekatan dengan Kerajaan Pajang dan berdiri tak lama setelah Masjid Agung Demak, menjadikannya masjid bersejarah yang penuh nilai historis.
Masjid Laweyan, didirikan sekitar tahun 1550 M oleh Kiai Ageng Anis, merupakan masjid pertama di Kota Solo. Terletak di Kampung Batik Laweyan, Surakarta, masjid ini menjadi pusat dakwah Islam pada masa Kerajaan Pajang. Menurut Babad Tanah Jawi, Kiai Ageng Anis mulai bermukim di Laweyan pada tahun 1540, dan beberapa tahun kemudian mendirikan masjid ini. Masjid ini juga menjadi saksi bisu proses Islamisasi di daerah tersebut, termasuk konversi seorang pendeta Hindu bernama Kiai Ageng Beluk beserta murid-muridnya. Meskipun telah mengalami beberapa kali perbaikan, masjid ini tetap berdiri kokoh dan menjadi bagian penting dari sejarah penyebaran Islam di Solo.
home
Nature of busines
Masjid
location_on
Address
Jl. Liris No.1, Belukan, Pajang, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57146, Indonesia
access_time
Hours
smartphone
Phone
0